7 Tips Aman Berolahraga bagi Penderita Diabetes Agar Gula Darah Tetap Normal

24 October 2018

Yang harus diperhatikan penderita diabetes saat olahraga untuk menjaga gula darah normal

Agar olahraga Anda berjalan aman dan nyaman, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1. Memantau kadar gula darah

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum berolahraga adalah memeriksa kadar gula darah Anda. Jangan melakukan olahraga apabila kadar gula darah Anda berada di bawah 70 mg/dL atau di atas 250 mg/dL.

Apabila Anda mendapati kadar gula darah rendah sebelum olahraga dan tak kunjung naik, makanlah camilan sehat yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Makanan yang mengandung karbohidrat menjadi pilihan tepat untuk menaikkan gula darah Anda. Carilah kudapan praktis tetapi tetap bisa membuat Anda kenyang lebih lama tanpa menaikkan kadar gula darah secara tiba-tiba.

Jangan lupa untuk terus memantau kadar gula darah selama dan setelah berolahraga untuk menghindari kadar gula darah yang melonjak atau menurun drastis.

2. Menjaga pola makan

Usahakan untuk makan enam porsi kecil makanan sepanjang hari yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak baik. Cara ini dapat membantu menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil selama Anda berolahraga.

Selain itu, hindari makanan tinggi gula dan lemak sebelum berolahraga. Pasalnya, makanan berlemak justru akan menghambat penyerapan gula oleh tubuh. Konsultasikan ke dokter atau ahli gizi untuk rencana makan yang tepat sehingga Anda memiliki cukup energi sebelum, saat, ataupun setelah berolahraga.

3. Selalu sedia camilan dan air minum

Menyiapkan camilan dan air minum saat berolahraga sangat penting bagi orang dengan diabetes. Makanan ringan yang Anda siapkan sangat berguna untuk menaikkan gula darah jika kadarnya menurun drastis di tengah sesi olahraga Anda.

Snack yang terbuat dari kedelai bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dibawa. Kedelai termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah yang mengandung karbohidrat, serat, dan juga protein. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak akan menaikkan kadar gula darah secara tiba-tiba sehingga aman untuk diabetesi.

Ditambah lagi, serat yang terkandung dalam kedelai juga akan membuat Anda kenyang lebih lama. Jangan lupa menyiapkan air putih untuk mencegah dehidrasi selama berolahraga.

4. Menyuntikkan insulin

Sebelum berolahraga, berikan insulin dengan dosis yang tepat, baik menggunakan suntik maupun pompa insulin.

Apabila menggunakan insulin suntik, usahakan untuk tidak menyuntikkan pada bagian tubuh yang aktif digunakan untuk berolahraga, seperti kaki. Hal ini dikarenakan insulin akan diserap terlalu cepat sehingga gula darah bisa menurun drastis dalam waktu yang sangat singkat.

Konsultasikanlah dengan dokter untuk menyesuaikan dosis dan cara pemakaian yang tepat sebelum berolahraga.

5. Membawa obat diabetes

Jika Anda berolahraga jauh dari rumah, jangan lupa untuk membawa semua kebutuhan pribadi Anda seperti obat-obatan dan semua perawatan diabetes Anda. Kemas dalam tas khusus sehingga akan mudah dicari saat dibutuhkan.

6. Kendalikan diri

Agar olahraga dapat berjalan dengan aman, lakukanlah sesuai dengan kemampuan Anda. Jangan ragu untuk berhenti berolahraga atau beristirahat sejenak jika tubuh memberikan sinyal, seperti pusing atau lemas. Jangan paksakan diri Anda untuk tetap melanjutkan aktivitas saat sudah merasa kepayahan. Keluarkan persediaan makanan dan minuman yang Anda bawa dan konsumsilah jika memang dibutuhkan.

Lakukanlah juga cek gula darah. Bila angkanya berada di bawah 100 mg/dL atau di atas 250 mg/dL, sebaiknya segera sudahi aktivitas fisik Anda karena bisa membahayakan tubuh.

7. Beri tahu teman dan pelatih tentang kondisi Anda

Usahakan untuk berolahraga bersama teman-teman dekat Anda. Pastikan mereka mengetahui kondisi Anda sehingga jika terjadi sesuatu, Anda tidak sendirian dan bisa meminta pertolongan. Apalagi jika Anda sedang menjalankan program olahraga yang cukup intens, jangan pernah menyembunyikan kondisi kesehatan Anda dari pelatih.

Dengan menginformasikan keadaan Anda yang sesungguhnya pada pelatih, ia dapat menyesuaikan porsi latihan dengan kondisi kesehatan Anda. Selain itu, pelatih atau personal trainer Anda juga dapat mengetahui hal-hal yang perlu Anda lakukan sebelum, selama, dan setelah berolahraga.

 

 

 

Sumber:

 

Soyjoy. 2015. Diabetes and Me.Elex Media Komputindo: Jakarta accessed on July 3rd 2017

Sports, Exercise, and Diabetes

https://kidshealth.org/en/teens/sports-diabetes.html accessed on July 3rd 2017

Sport Tips for Diabetics

https://www.diabetes.co.uk/sport-tips-for-diabetics.html accessed on July 3rd 2017

Sport and Blood Sugar Levels

https://www.diabetes.co.uk/diabetes-sport-and-blood-sugar.html accessed on July 3rd 2017

Everything You Need To Know About Being An Athlete With Diabetes

https://www.thediabetescouncil.com/everything-you-need-to-know-about-being-an-athlete-with-diabetes/ accessed on July 3rd 2017

 

Related Articles