8 Makanan Kaya Serat Bagi yang Mau #HidupEnak dan Sehat Tapi Tak Suka Sayur

26 July 2018

Setiap orang memerlukan nutrisi yang lengkap dan seimbang agar hidup lebih sehat dan enak. Nutrisi yang berlimpah bisa ditemukan dalam berbagai jenis sayuran.  Lalu apa jadinya kalau Anda tidak suka sayur? Tenang saja, masih ada berbagai jenis makanan yang kaya serat selain sayur. Anda pun bisa membantu memenuhi asupan serat harian meskipun tidak doyan sayur. Apa saja pilihan makanan tinggi serat buat orang yang tidak suka sayur?

Makanan kaya serat selain sayur

Sayur, buah, kacang-kacangan, serta biji-bijian kaya akan fitokimia dan serat yang tidak bisa digantikan dengan suplemen. Serat pada makanan mendukung kerja sistem pencernaan, mengendalikan kadar kolesterol, mengatur kadar gula, menunda lapar, hingga membantu penyerapan nutrisi yang lebih optimal.

Maka untuk mendapatkan asupan serat, Anda yang tidak suka sayur bisa menambah makanan seperti buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain kaya serat, makanan-makanan tersebut juga menyehatkan tubuh dan menjauhkan Anda dari berbagai penyakit seperti gangguan pencernaan, diabetes, hingga penyakit jantung.

Jadi, hidup enak tapi sehat itu sebenarnya mudah, kok. Apalagi dengan pilihan makanan selain sayur yang tinggi kandungan serat berikut ini. 

1. Kacang kedelai

Kacang kedelai adalah salah satu sumber protein nabati terbaik bagi tubuh. Kedelai termasuk makanan padat gizi karena mengandung selenium, mangan, magnesium, kalsium, vitamin B6, folat, dan asam lemak omega-6.

Ada banyak makanan yang terbuat dari kacang kedelai, misalnya dalam bentuk susu dan snack crispy yang praktis dikonsumsi.



2. Alpukat

Serat dalam buah alpukat memang berbeda-beda, tergantung dari jenisnya. Selain itu, alpukat mengandung lemak sehat dan tinggi vitamin C, E, B6, K, dan kalium. Anda juga bisa makan alpukat dalam bentuk macam-macam, misalnya dijus atau dimakan bersama roti bakar.


3. Pir

Buah yang terasa manis dan berair ini memang tinggi serat. Pir juga menawarkan asupan vitamin C dan K, asam lemak omega-6, serta kalium. Zat-zat gizi tersebut berguna bagi perkembangan sel dan mendukung fungsi otak serta fungsi saraf.

Agar bisa mendapatkan kandungan serat yang maksimal, makan buah pir sekaligus dengan kulitnya.




4. Beri

Buah beri kaya serat sekaligus tinggi vitamin C dan K, asam lemak omega-6, kalium, magnesium, dan mangan. Ini membantu meningkatkan kepadatan tulang, menjaga kesehatan kulit, dan mengendalikan kadar gula dalam darah.




5. Kelapa

Kelapa kaya serat psyllium dan daging kelapa mengandung mangan, folat, serta asam lemak omega-6. Tak ketinggalan, kelapa adalah makanan dengan indeks glikemik yang rendah. Maksudnya, kelapa tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula dalam darah Anda.

Anda bisa menggunakan tepung kepala atau kelapa parut ke dalam menu makanan atau camilan yang Anda buat. Makan buah dan airnya langsung juga sangat dianjurkan untuk mendapatkan nutrisi yang optimal.



6. Kacang lima

Kacang ini menawarkan zat besi, mangan, antioksidan, zat tembaga, folat, fosfor, protein, serta vitamin B2 dan B6. Kacang lima bisa ditumis dengan tahu, direbus sebagai camilan, atau sebagai dimasak dengan pasta.




7. Kacang almond dan kacang kenari

Kacang almond kaya akan serat dan mengandung protein, vitamin E, magnesium, riboflavin, dan asam lemak omega-6. Sementara itu, kacang kenari mengandung protein, mangan, asam lemak omega-3 dan omega-6, fosfor, dan zat tembaga.

Keduanya baik untuk fungsi saraf dan otak dan bisa dimakan langsung atau dicampurkan dengan yogurt.



8. Biji rami

Selain tinggi serat, biji rami mengandung protein, tiamin, mangan, fosfor, magnesium, tembaga, dan asam lemak omega-3. Karena itulah biji rami bisa membantu menjaga kadar kolesterol dan meringankan gejala menopause.

Anda bisa menambahkan biji rami ke dalam smoothies, salad, atau sup.


 

 

 


Sumber:

20 Ultimate High-Fiber Foods. https://draxe.com/high-fiber-foods/. Diakses pada 15 Maret 2018.

How to Eat Healthy Without Eating Vegetables. https://www.livestrong.com/article/86068-eat-eating-vegetables/. Diakses pada 15 Maret 2018.

Consequences of Not Eating Fruits & Vegetables. http://healthyeating.sfgate.com/consequences-not-eating-fruits-vegetables-6202.html. Diakses pada 15 Maret 2018.

36 High-Fiber Foods You Should Be Eating. https://www.self.com/gallery/15-foods-with-a-shockingly-high-amount-of-fiber. Diakses pada 15 Maret 2018.

Is Soy Bad For You, or Good? The Shocking Truth.

https://www.healthline.com/nutrition/is-soy-bad-for-you-or-good. Diakses pada 15 Maret 2018.

 

Related Articles