Cara Enak Jaga Pola Makan dengan SOYJOY Crispy

01 August 2018

Pola makan gizi seimbang merupakan saran terbaik untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Sayangnya, masih banyak penduduk Indonesia yang belum mengadopsi kebiasaan ini.

Pola makan gizi seimbang digambarkan dengan tumpeng gizi seimbang, dan cara mudah menerapkan hal ini melalui metode ‘My Plate’ (Piring Makanku).

Saat makan besar, idealnya dalam piring terdapat sayur dan buah-buahan mencapai 50 persen, protein (nabati dan atau hewani) 25 persen dan 25 persen sisanya diisi dengan karbohidrat. Lengkapi dengan sedikit minyak, dan konsumsi cairan yang cukup.

Sayangnya, kebanyakan dari kita masih mengonsumsi karbo sebagai bagian terbesar dari menu harian, misalnya nasi. Harus diakui, nasi merupakan makanan pokok Indonesia yang tak bisa dipisahkan dari menu harian.

Lebih jauh lagi, nasi sebagai sumber karbohidrat masih kerap dikonsumsi bersama sumber karbo lain, misalnya nasi dikonsumsi bersamaan dengan lauk berupa gorengan bertepung dan mi goreng, namun melupakan protein dan sumber serat. Padahal, protein dan serat ini selain merupakan nutrisi yang dibutuhkan setiap hari, juga memiliki manfaat mengenyangkan dan membuat kita lebih bisa menahan lapar, sehingga tidak kalap saat makan.

Mengapa orang cenderung banyak mengonsumsi karbo? Alasannya adalah belum kenyang atau takut kelaparan dan tidak bisa konsentrasi jika tidak menyantap karbo. Tentu saja ini anggapan yang tidak benar. Konsumsi karbo berlebih apalagi yang memiliki indeks glikemik tinggi justru bisa memicu rasa lapar karena jenis karbo ini mudah dipecah oleh tubuh dan masuk ke dalam darah dengan cepat. Akibatnya, kita malah gampang lapar lagi dan tergoda untuk makan lebih banyak.

Ada cara simple dalam mengendalikan nafsu makan, antara lain dengan mengonsumsi snack sehat  tinggi serat dan protein yang bikin  kenyang di sela-sela waktu makan besar  sehingga saat makan besar tidak kalap. Ngemil (snacking) merupakan bagian dari pola makan gizi seimbang, yang digunakan untuk ‘mengisi energi’ di antara jam makan utama. Snacking dapat dilakukan setelah sarapan sekitar jam 9-10 pagi , dan sebelum makan malam jam 3-4 sore.

Supaya prinsip gizi seimbang tercapai, unci dalam memilih camilan adalah perhatikan kandungan gizinya. Sebisa mungkin hindari camilan padat kalori dan tinggi lemak karena hal ini malah akan memicu rasa lapar sehingga otak kita ‘memerintahkan’ untuk makan lebih banyak.

Pilih Camilan Low GI

Untuk memperbaiki pola makan, salah satunya adalah dengan mengetahui indeks glikemik (IG) makanan. Indeks glikemik merupakan nilai dalam skala 0–100 yang menunjukkan seberapa cepat suatu makanan atau minuman menaikkan kadar gula darah setelah dikonsumsi.

Indeks glikemik dibagi menjadi tiga golongan, yaitu rendah, menengah dan tinggi. Makanan dikategorikan ke dalam golongan memiliki GI rendah (low GI), jika bernilai di bawah 55. Makanan/minuman dengan GI 56-69 masuk kategori menengah, dan di atas 69 termasuk dalam GI tinggi.

Makanan dengan GI rendah bisa menjadi pilihan bijak, karena jenis makanan ini saat kita konsumsi akan lebih lama dicerna tubuh sehingga gula yang dihasilkan dilepas secara perlahan ke dalam darah. Nah, gula yang dilepaskan perlahan mencegah kadar gula darah naik drastis dan relatif lebih stabil. Salah satu makanan dengan GI rendah adalah kedelai.

Sejak lama kedelai disebut sebagai salah satu ‘superfood’ yang mengandung beragam kebaikan. Namun tak semua orang punya cukup waktu untuk menyantap kedelai utuh, sehingga diperlukan makanan praktis dengan bahan kedelai yang merupakan sumber protein nabati ini. Salah satunya adalah SOYJOY Crispy, yang merupakan snack sehat Berbeda dengan varian SOYJOY sebelumnya, SOYJOY Crispy memberikan rasa dan tekstur baru yang menarik dan tetap mengutamakan manfaat dari SOYJOY.

 “SOYJOY Crispy merupakan camilan kedelai yang hadir dalam butiran soy puff yang krispi  dengan rasa vanila yang enak. Kedelai yang tinggi serat dan protein pada SOYJOY Crispy dicerna secara perlahan sehingga membuat kenyang lebih lama dan membuat nafsu makan lebih terkendali.

Selain itu, SOYJOY Crispy memiliki indeks glikemik rendah sehingga membantu menjaga kadar gula darah terkendali serta kenyang lebih lama.

Jadi, dengan menikmati SOYJOY Crispy sebagai camilan sehat akan membuatmu kenyang lebih lama sehingga tidak kalap menyantap karbo saat jam makan utama tiba. Coba deh.

Referensi:

https://www.otsuka.co.jp/en/nutraceutical/products/soyjoy/

Product knowedge SOYJOY Crispy

 

 

Related Articles