Pentingnya Keluarga Dalam Kehidupan Penyandang Diabetes

06 February 2019

Menyeimbangkan kadar gula darah adalah prioritas utama penyandang diabetes dalam memelihara kesehatan tubuhnya. Agar segalanya berjalan sesuai harapan, diperlukan konsistensi dan sikap disiplin dalam keseharian, terutama dalam hal menjaga pola makan, mengikuti jadwal minum obat, memantau kadar gula darah, dan mengambil langkah antisipasi sesuai anjuran dokter.

 

Meski demikian, tak jarang diabetesi menemukan hambatan di tengah jalan yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Karena itulah, dukungan dari keluarga dan caregiver (orang yang bertugas memberikan perawatan) amat diperlukan agar diabetesi tetap bisa memperoleh berbagai kebutuhannya. Kamu seorang diabetesi atau punya keluarga yang menyandang diabetes? Ini beberapa bentuk dukungan yang bisa diberikan bagi orang terkasih yang menyandang diabetes.


1. Memantau pola makan

Bagi diabetesi, asupan makanan sehari-hari perlu dikontrol secara ketat. Untuk itu, pedoman makan sesuai 3J (Jenis, Jumlah & Jadwal) wajib ditaati dalam berbagai kondisi. Keluarga dan caregiver bisa membantu mengingatkan diabetesi untuk menepati jadwal makan serta mengonsumsi jenis-jenis makanan kaya nutrisi yang memiliki nilai indeks glikemik (IG) rendah, seperti sayuran, buah-buahan, produk makanan whole-grain (gandum utuh), kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Snack sehat seperti SOYJOY bisa menjadi #soylution ideal bagi diabetesi. SOYJOY terbuat dari kedelai utuh dan buah-buahan asli yang dikeringkan, sehingga  kaya kandungan serat, protein, dan vitamin. Setiap bungkus SOYJOY juga hanya mengandung 80 kalori, sehingga aman dikonsumsi oleh diabetesi yang ingin memelihara berat badan ideal.

 
2. Ingatkan jadwal minum obat

Penyandang diabetes perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu untuk membantu meningkatkan produksi insulin dan menyeimbangkan kadar gula darah. Jenis obat yang perlu diminum bisa berbeda-beda, tergantung kondisi diabetes yang dialami. Penyandang diabetes tipe 1 dan sejumlah penyandang diabetes tipe 2 bahkan perlu mendapatkan suntikan insulin secara berkala.

Melewatkan jadwal minum obat dan suntikan bisa mendatangkan risiko kesehatan bagi penyandang diabetes. Bukan hanya risiko jangka pendek seperti sakit kepala dan tubuh lemas, namun juga risiko jangka panjang berupa komplikasi penyakit diabetes. Agar tidak sampai terjadi, keluarga dan caregiver bisa membantu mengingatkan diabetesi untuk meminum obat sekaligus juga memantau ketersediaan obat-obatan dan melakukan cek gula darah sesuai jadwal.


3. Antisipasi kondisi darurat

Keluarga dan caregiver wajib mengetahui langkah apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi situasi darurat, yaitu apabila diabetesi mengalami hiperglikemia (kadar gula darah sangat tinggi), hipoglikemia (kadar gula darah sangat rendah), atau ketoasidosis (kadar zat keton berlebihan di dalam tubuh). Bila tidak segera ditangani, ketiga kondisi ini bisa mengakibatkan keluhan serius pada diabetesi, mulai dari otot terasa lemas, pandangan kabur, kehilangan kesadaran, kerusakan jaringan tubuh, bahkan kematian. Kondisi darurat pada diabetesi bisa diatasi dengan suntikan pemberian tablet gula, obat-obatan, atau suntik insulin, sesuai kebutuhan.

 
4. Dukungan semangat

Tak kalah penting, atau bisa jadi yang paling penting di antara segalanya, keluarga dan caregiver perlu memberikan dukungan semangat kepada penyandang diabetes. Suntikan semangat amat diperlukan agar diabetesi selalu memelihara sikap positif dan semangat hidup yang tinggi kala berjuang mengatasi kondisi kesehatannya. Mengetahui bahwa dirinya mendapat dukungan dari orang-orang terkasih akan membuat diabetesi lebih bersemangat dan optimis dalam keseharian.

 

Sumber:

- https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4624026/

- https://www.webmd.com/diabetes/diabetes#1

- https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/expert-answers/caring-for-a-loved-one-with-diabetes/faq-20424136

Related Articles