by gl75FKPUUayArC | Nov 27, 2013 | Uncategorized
Mendengarkan musik sambil berolahraga bukan hanya terasa asyik namun juga mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh kita. Apa saja?
Anda senang mengikuti sesi latihan di gym dengan diiringi suara musik? Atau mungkin berlari di taman sambil mendengarkan lagu-lagu lewat media player? Bukan hanya Anda, jutaan orang lain di dunia pun gemar melakukannya.
Hanya saja, tak semuanya tahu bahwa kebiasaan yang tampaknya sederhana itu ternyata bisa membuat manfaat olahraga menjadi berlipat ganda! Berikut empat diantaranya:
1. Meningkatkan Performa Fisik
Menurut Dr. Costas Karageorghis, peneliti dari Brunel University, Inggris, mendengarkan lagu sebelum dan selama berolahraga ternyata bisa meningkatkan ketahanan serta performa fisik hingga 20%! Tetapi Anda mesti menyesuaikan jenis musik dengan jenis latihan yang dijalani, yaitu musik bertempo cepat untuk olahraga dengan intensitas tinggi dan jenis musik lambat untuk tahap pemanasan dan pendinginan.
2. Penawar Lelah & Bosan
Melakukan olahraga dalam jangka waktu lama tentu akan mengakibatkan tubuh terasa lelah serta memunculkan rasa bosan. Nah, mendengarkan musik bisa menjadi “obat penawar” yang ampuh untuk mengatasi keduanya. Menurut Prof. Andy Lane, psikolog dari University of Wolverhampton, Inggris, mendengarkan musik selagi berolahraga bisa membantu menyeimbangkan emosi negatif dan positif sehingga olahraga tidak lagi terasa melelahkan ataupun menjemukan.
3. Menguatkan Motivasi
Mendengarkan alunan lagu tertentu bisa membuat seseorang mengasosiasikan dirinya dengan image ataupun memori tertentu yang pernah dialaminya ketika mendengar lagu tersebut. Misalnya, lagu Girl on Fire-nya Alicia Keys atau Roar milik Katty Perry yang mampu membakar semangat untuk melakukan sesuatu. Coba bandingkan efek yang ditimbulkan dengan ketika Anda berolahraga sambil mendengarkan lagu-lagu bertema patah hati.
4. Memicu Gerakan Fisik
Irama musik yang digunakan saat berolahraga dapat mempengaruhi daerah otak yang berfungsi mengatur pergerakan tubuh seseorang, termasuk menentukan kapan serta bagaimana cara gerak orang yang bersangkutan. Sebuah penelitian yang dilakukan di Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Sciences, Jerman, menyatakan bahwa jenis musik berkategori “high-groove” mampu mengaktifkan fungsi motorik tubuh atau dengan kata lain memicu munculnya gerakan pada diri pendengarnya.
Jadi tunggu apa lagi? Ayo mulai menggerakkan tubuh sambil menikmati lagu-lagu di dalam playlist Anda.
Sumber:
http://www.ideafit.com/fitness-library/beat-goes-effects-music-exercise – http://news.bbc.co.uk/2/hi/health/4359874.stm- http://www.huffingtonpost.com/2013/11/01/why-exercise-workout-music-playlist_n_4173931.html
by gl75FKPUUayArC | Apr 26, 2013 | Uncategorized
Olahraga secara teratur memang merupakan resep handal untuk membentuk tubuh ideal. Masalahnya, tak sedikit orang yang enggan berolahraga karena sudah antipati duluan dengan bayangan tentang kegiatan yang menguras fisik di pusat kebugaran. Padahal, olahraga tidak mesti identik dengan kegiatan “membanting tulang” lho. Anda bisa memilih jenis olahraga ringan yang tetap efektif memelihara kebugaran dan bentuk tubuh.
Yuk, intip beberapa alternatif olahraga yang lebih ringan dan fun di bawah ini.
Bersepeda Santai
Bersepeda tergolong jenis olahraga low impact yang merupakan pillihan tepat apabila Anda tidak ingin melakukan olahraga berat. Kabar baiknya, meski kelihatannya ringan, mengayuh sepeda selama 1 jam bisa membuat tubuh Anda membakar kalori sebanyak 300-500 kalori! Alih-alih bersepeda di gym yang bisa membuat Anda terserang bosan, lakukan kegiatan bersepeda di luar ruangan bersama teman-teman. Pilihlah suasana pagi hari ketika udara masih bersih dan bebas dari polusi. Selain berguna menyehatkan tubuh, bersepeda santai juga akan membuat pikiran terasa lebih rileks.?
Jalan Kaki
Berjalan kaki merupakan jenis olahraga yang bisa membantu menurunkan berat badan tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra seperti berlari. Berjalan kaki selama satu jam per hari secara teratur akan membuat tubuh Anda membakar kalori antara 250-400 kalori. Berjalan kaki juga baik dilakukan oleh mereka yang pernah mengalami cedera, karena tergolong jenis olahraga low impact. Sama seperti bersepeda, berjalan kaki juga akan terasa lebih menyenangkan apabila dilakukan bersama orang terkasih ataupun sahabat.
Berenang
Dengan berenang, Anda bisa membakar kalori dalam jumlah banyak tanpa perlu mengeluarkan energi ekstra. Hanya dengan melakukan putaran santai, Anda bisa membakar sekitar 420 kalori setiap jamnya. Berenang juga termasuk olahraga low impact yang menyenangkan sehingga bisa sekaligus dilakukan sebagai rekreasi. Dengan berolahraga di dalam air, suhu tubuh Anda juga tetap stabil sehingga terhindar dari keluhan kepanasan serta berkeringat.?
Menari
Bagi yang hobi menari, ini dia pilihan jenis olahraga yang bisa dilakukan sembari bersenang-senang. Gerakan dansa Salsa, Tango, ataupun Belly Dance yang atraktif dan seksi pasti akan membuat Anda bersemangat melakukannya setiap hari. Sambil menari, Anda bisa sekaligus membakar kalori sebanyak 315-385 kalori per jam. Kegiatan menari juga baik untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot-otot tubuh serta membantu mengatasi stres. Jika ingin menggabungkannya dengan gerakan aerobik, Anda bisa memilih dansa-fitnes Zumba yang saat ini sedang ngetren. Seru, kan??
Nah, sudah siap menentukan mana jenis olahraga yang paling pas buat Anda? Yuk, mulai bergerak dari sekarang.