by gl75FKPUUayArC | Apr 15, 2015 | Uncategorized
Pikiran dan perasaan terkadang tidak selalu berjalan sama, kadang kita merasa sudah bahagia namun di saat memikirkan beban hidup, kita jadi merasa tertekan, cemas dan ketakutan. Rasa cemas bisa muncul karena kita berpikir negatif dan juga stress. Banyak cara untuk menghilangkan pikiran negatif dan rasa cemas, salah satu cara yang mudah adalah menghilangkan stress dengan berolahraga.
Olahraga berikut bisa meredakan rasa cemas di pikiran Anda:
1. Meditasi
Duduk bersila atau meditasi untuk menenangkan diri bisa Anda lakukan di rumah dengan mencari tempat yang nyaman, udara yang sejuk dan suara yang sendu. Meditasi seperti ini bisa mengembalikan fokus dan perasaan yang tidak menentu, perasaan akan jauh lebih tenang dan pikiran pun akan lebih fokus. Lakukan cara ini setiap pagi dan malam hari selama satu minggu untuk menyegarkan kembali pikiran Anda.
2. Melatih Pernafasan
Melatih pernafasan bisa Anda lakukan bersamaan dengan meditasi. Coba lakukan dengan duduk bersila, bahu tegak dan tarik nafas dalam-dalam, kemudian buang perlahan. Dengan cara seperti ini, Anda orang yang merasa cemas bisa meningkatkan sirkulasi darah ke otak sehingga pikiran lebih stabil.
3. Peregangan Otot

Olahraga yang satu ini tidak terlalu berat, Anda tetap bisa melakukannya di rumah. Merenggangkan otot-otot untuk mengurangi ketegangan otot, jadi otot-otot yang sudah terelaksasi secara langsung akan membuat pikiran Anda kembali normal.
4. Lari Marathon
Olahraga umum yang bisa Anda coba adalah lari marathon. Dengan aktivitas berlari Anda bisa fokus mengikuti mood dan semangat Anda, saat pikiran Anda tidak karuan, Anda bisa berlari sekencang mungkin. Maka cara ini akan membuat Anda merasa lebih puas, lega dan tentunya tubuh Anda menjadi lebih segar.
5. Mendaki

Berjalan dengan mendaki gunung bisa menjadi olahraga yang menyenangkan dan membahagiakan, sekaligus menantang. Cara seperti ini bisa melatih keberanian Anda agar tidak mudah cemas apalagi merasakan takut. Saat Anda melihat keindahan di puncak gunung, rasa bahagia akan menghampiri Anda.
Menghilangkan stress dengan cemilan sehat juga bisa Anda coba. Menurut Prevention Magazine’s Nutrition Advisor, kadar protein, Vitamin B, kalsium, dan magnesium yang terkandung di dalam kedelai mampu menghilangkan stres dan menyehatkan. Sekarang Anda bisa menikmati SOYJOY dengan bahan dasar kedelai yang bernutrisi untuk meredakan rasa cemas dipikiran Anda. Selamat mencoba !
Soy Food SOYJOY, gula darah terjaga, nafsu makan terkendali.
source: www.lifehack.org
by gl75FKPUUayArC | Jan 3, 2014 | Uncategorized
Penasaran ingin ikut lomba lari vertikal? Siapkan dulu mental dan stamina Anda agar tidak tumbang di tengah jalan!
Ajang lomba lari vertikal atau vertical running saat ini kian menjamur diadakan di banyak kota di seluruh dunia. Gedung-gedung bertingkat didaki hingga puncaknya tanpa menggunakan elevator, melainkan dengan menaiki tangga darurat. Bukan hanya menantang, kegiatan lari vertikal juga ampuh membakar lebih banyak kalori dibandingkan lari di atas medan yang konvensional. Anda tertarik untuk mencoba? Simak dulu tips dari Matt Roberts, personal trainer asal London, Inggris, berikut ini:
1. Lakukan latihan interval
Menurut Roberts, tak ada jenis latihan yang lebih baik untuk menguatkan stamina selain dari latihan interval. Yang dimaksud latihan interval adalah serangkaian latihan fisik dengan intensitas tinggi yang dilakukan secara berulang-ulang dan diselingi oleh sesi pemulihan. Jenis latihan ini berguna melatih ketahanan tubuh serta memperbaiki kemampuan tubuh untuk mengatasi sisa pembakaran berupa asam laktat. Keduanya merupakan elemen penting dalam mengikuti ajang lari vertikal.
2. Latih otot tubuh bagian bawah
Ketika mendaki tangga, area tubuh yang bekerja paling berat adalah otot-otot di bagian bawah, terutama di daerah bokong dan paha bagian belakang. Itu sebabnya, sebelum melakukan lari vertikal, fokuskan latihan fisik pada daerah-daerah tersebut agar Anda bisa mempertahankan kecepatan yang stabil sejak garis start hingga garis finish. Jenis latihan yang bisa dilakukan antara lain adalah angkat beban, latihan kayang (glute bridges), serta lompat jongkok (squat jump).
3. Daki tangga sungguhan
Agar bisa merasakan kondisi sesungguhnya kala mengikuti perlombaan, lakukanlah latihan mendaki tangga sungguhan sebelum hari H. Anda tak perlu repot-repot mendaki tangga darurat sebanyak puluhan lantai, karena latihan naik-turun tangga sebanyak satu atau dua lantai saja sudah cukup untuk membiasakan tubuh Anda pada mekanisme otot ketika melakukan lari vertikal.
4. Kuatkan inti tubuh
Kegiatan mendaki tangga akan memaksa tubuh Anda menyeimbangkan berat badan di atas sebelah kaki secara bergantian. Untuk mempertahankan keseimbangan tubuh selama mengikuti perlombaan, latihlah kekuatan otot inti tubuh atau core muscle, yaitu kumpulan otot yang berperan menstabilkan serta melindungi tulang belakang.
Selain melakukan serangkaian latihan di atas, tingkatkan pula stamina Anda dengan cara mencukupi waktu istirahat dan mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Dengan begitu, Anda akan bisa sukses mendaki ratusan anak tangga hingga lantai teratas dan menikmati indahnya pemandangan dari puncak gedung bertingkat. Selamat berlatih!
Sumber:
http://www.totallyliving.co.uk/fitness/2013/02/25/step-up-to-the-stair-running-challenge-for-shelter
http://www.thatsfit.com/2010/02/24/vertical-marathons-train-smart/