Artikel

Healthy Talk: Mencegah dan Mengobati Diabetes Sejak Dini dengan

Healthy Talk: Mencegah dan Mengobati Diabetes Sejak Dini dengan

Berbicara tentang diabetes, tentunya SOYJOY sebagai cemilan yang sangat aman bagi penyandang diabetes selalu ingin memberikan informasi masalah diabetes dan pencegahannya. Sabtu, 24 Oktober 2015, tepatnya di MRCC Siloam Hospital, SOYJOY mengadakan acara untuk menemani Anda langsung saat menghadapi masalah diabetes di diri Anda maupun keluarga.

Keluarga merupakan orang paling dekat dengan Anda untuk memperhatikan gejala-gejala dari diabetes yang bisa Anda lihat. Anda bisa melihat pertama dari anak-anak, dimana anak-anak di masa sekarang ini banyak yang mengalami obesitas atau kegemukan. Di tengah keriuhan ini, SOYJOY menghadirkan pembicara dr. Mira Febriani Inkiriwang, SpA.

Menurut dr. Mira Febriani Inkiriwang, SpA, obesitas merupakan ketidak-seimbangan antar asupan energi dengan keluarnya energi. Anak yang memiliki obesitas diakibatkan karena apa yang anak makan tidak sesuai dengan komposisi yang sesuai untuk anak kecil, dimana asupan makanan harian dengan jajanan yang ia konsumsi bisa melebihi takaran yang seharusnya. Anak lebih sering makan di saat waktu-waktu lenggang, padahal anak belum merasakan lapar sesungguhnya. Nafsu makan seperti inilah yang menyebabkan anak menjadi gemuk dan obesitas.

Dr Mira menyarankan agar Anda bisa mengatur anak dengan mengajarkan anak untuk kendalikan lapar di mulut atau lapar di perut (sesungguhnya) serta membiasakan anak makan sesuai jadwal, di saat sarapan, makan siang dan makan malam secara teratur. Namun, kalau anak Anda sekarang memiliki berat badan berlebih, Dr. Mira menyarankan dengan melakukan diet serat tinggi serta olahraga sesuai umur anak. Menurutnya “Olahraga yang pas bagi anak adalah bermain bola, basket dan bersepeda selama 40 menit. Kalau anak Anda melakukannya setiap hari, maka berat badan bisa turun 2kg/bulan”.

Setelah melakukan pengawasan pada anak, Anda juga bisa mengawasi gejala diabetes saat remaja hingga dewasa, karena ketika gula darah naik itu tidak terlihat gejala yang pasti. dr. Johanes Purwoto, SpPD-KEMD pun menerangkan kalau 70% penyandang diabetes tidak mendapatkan keluhan apapun saat gula darah tak stabil, namun hanya 30% saja penyandang diabetes yang tahu dan sudah ditangani. Fenomena inilah yang bisa membuat masyarakat Indonesia banyak yang tidak menyadari diabetes.

Sebagai dokter spesialis penyakit dalam dr. Johanes Purwoto, SpPD-KEMD menjelaskan kalau gula darah yang sering tidak normal akan membuat menyumbat pembuluh darah sehingga akibatnya akan membentuk plak didinding pembuluh darah. Dengan begini, diabetes akan terus menjalar hingga komplikasi pada diabetes seperti retinopati diabetik, ginjal dan jantung Anda.

Mengurangi komplikasi diabetes tentunya harus bisa menjaga gaya hidup dan pola makan sehat dan bugar. Menurut pembicara DR. dr Samuel Oetoro, SpGK menjabarkan “Kalau Anda ingin mendapatkan badan yang sehat dan bugar Anda bisa menjalankan 5S yaitu makan sehat, berpikir sehat, istirahat sehat dan aktivitas sehat”.

Memang memilih makanan merupakan hal penting, seperti memilih makanan berkarbohidrat kompleks atau makanan berserat tinggi yang bisa mencerna makanan secara perlahan jadi Anda tidak cepat kelaparan. Ternyata bagi penyandang diabetes juga tidak boleh stress dan tidur cukup serta tidak lupa olahraga 5-6 hari perminggu.

Sebagai pakar gizi, DR. dr Samuel Oetoro, SpGK juga sangat menekankan bagi peserta atau penyandang diabetes yang hadir di sini untuk memilih makanan dengan 4J yaitu jumlah, jadwal, jenis dan jurus masak. Anda bisa menjalankan 4J dengan mengatur jumlah makanan sesuaikan porsi dengan jadwal makan dengan selingan cemilan saat makan pagi, siang dan malam. Tentunya Anda juga harus menentukan jenis makanan yang bisa menstabilkan gula darah serta Anda juga mesti memperhatikan cara memasak dengan benar. Jurus masak menurut DR. dr Samuel Oetoro, SpGK “Jauhkan makanan yang di goreng, Anda memberikan minyak zaitun kedalam makanan, bukan memasak sayur dengan menumis minyak zaitun terlebih dahulu, melainkan berikan air sedikit, lalu masukan sayur hingga sedikit matang”.

Dalam seminar ini, SOYJOY Lovers tidak hanya ditemani dan diberikan saran oleh para dokter ahli, tapi Anda juga bisa menguji gula darah harian Anda di booth yang ada. Mencatat gula darah harian juga bisa Anda catat dengan aplikasi Dokter Diabetes (link playstore) dalam fitur Glucose Record.

Yuk, mulai cegah diabetes dari sekarang !

Potong Kuku Kaki Bisa Perparah Diabetes?

Masih banyak orang yang tidak menyandari datangnya penyakit diabetes. Pada keadaan normal, saat Anda merasakan lapar, gula dalam darah akan diubah menjadi sumber energi baru. Bagi penyakit diabetes bisa terjadi karena adanya penumpukan gula darah dalam tubuh, sehingga tubuh kekurangan zat insulin yang menjadikan Anda merasa lapar terus-menerus dan hal ini juga yang menjadi penyebab penyandang diabetes merasakan kelemahan pada sekujur tubuh.

 

Tidak hanya itu saja, diabetes juga bisa menurunkan kekuatan tubuh untuk melawan infeksi yang terjadi. Di saat diabetes tidak terkendalikan, maka akan timbul kerusakan organ tubuh serta gangguan sistem pembuluh darah dan kekebalan tubuh. Sistem pembuluh darah dan kekebalan akan berkaitan erat dengan kekebalan pada bagian kaki, karena sebagian besar penyandang diabetes akan mengalami gangren kaki, dimana gangguan ini diakibatkan adanya penumpukan plak pada pembuluh darah perifer.

 

Perlunya Anda memperhatikan kaki terutama saat memotong kuku kaki, karena kulit kaki yang tebal dan kuku keras pada penyandang diabetes bisa membuat Anda kesulitan ketika memotong kuku, maka dari itu, Anda tidak bisa sembarangan. Untuk mencegah kesalahan pada pemotongan kuku, Anda perlu menggunting kuku dengan lurus agar tidak menusuk ke kulit kaki Anda.

 

Perhatikan kuku kaki, katimumul dan kulit kaki yang tebal dan mengeras kuku jari kaki pasien diabetes cenderung keras sehingga sebaiknya dibasuh dengan air terlebih dahulu. Saking kerasnya, ia mengatakan bahwa adalah khusus yang disebut tang kuku kaki untuk memotong kuku kaki yang keras. Memotongnya pun tak sembarangan. Kuku kaki pasien diabetes harus dipotong lurus, jangan kearah sudut kuku, hal ini untuk menghindari pertumbuhan kuku kaki yang dapat menusuk. Ada baiknya memang bagi Anda penyandang diabetes, merawat kaki dengan tenaga medis atau perawat khusus penyandang diabetes.

 

Adapun tips saat memotong kuku kaki bagi Anda penyandang diabetes :

  1. Rawatlah kuku kaki dengan membersihkan secara rutin.
  2. Potong kuku kaki setelah mandi saat kuku lembut.
  3. Potong kuku kaki lurus secara halus dan hindari memotong ke sudut-sudut jari kaki.
  4. Jangan pernah memotong kutikula pada jari kaki.
  5. Segera temui podiatrist (dokter kaki) kalau Anda tidak berani menggunting kuku.

Anda harus lebih berhati-hati lagi saat memotong kuku agar diabetes tidak semakin parah, mulailah jaga perawatan kaki dengan sesering mungkin ya !

Source: http://www.mdhil.com/how-to-cut-your-nails-if-you-are-diabetic/

Resep Sehat SOYJOY
Resep Sehat

SOYJOY

Soyjoy Apple Cinnamon Dessert

Casual           

Soyjoy Apple Cinnamon Dessert

Soyjoy Banana Ice Cream

Casual     2      10

Soyjoy Banana Ice Cream

SOYJOY Purple Lemonade

Casual     2     30

SOYJOY Purple Lemonade

Follow Our  @soyjoyid
Follow Our

 @soyjoyid