Artikel

Olahraga Lebih Fun Bersama Teman

Anda perlu suntikan motivasi untuk berolahraga? Cobalah melakukannya bersama dengan sahabat, pasangan, atau rekan kerja.

Kehadiran teman bukan hanya menyenangkan di kala Anda sedang rindu tempat curhat. Berdasarkan penelitian terbaru, kehadiran seorang teman juga bisa membantu meningkatkan semangat untuk berolahraga. Karenanya, jika kaki terasa berat untuk melangkah ke pusat kebugaran, ada baiknya Anda mencoba mengatasinya dengan cara menggandeng sahabat untuk berolahraga bersama-sama. 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh organisasi Virgin Health Clubs di Inggris menyatakan bahwa kegiatan olahraga yang dilakukan bersama teman bisa memberikan hasil lebih efektif dibandingkan jika Anda melakukannya seorang diri. Bukan hanya itu, melakukan latihan fisik bersama-sama dengan orang lain juga mampu meningkatkan motivasi Anda untuk mengulanginya kembali di lain waktu.

Pernyataan itu dibuktikan oleh hasil penelitian yang melibatkan responden berjumlah 1000 orang. Sekitar 64% responden mengaku dirinya menjadi lebih termotivasi untuk menunjukkan usaha terbaik ketika berolahraga dengan didampingi seorang partner. Lebih lanjut, 31% di antaranya mengaku bahwa teman-teman adalah motivasi terbaik mereka dalam memelihara bentuk tubuh ideal. 

Menurut para peneliti, olahraga bersama teman memang terasa lebih menyenangkan karena Anda bisa sekaligus menikmatinya sebagai ajang bersosialisasi. Selain membakar kalori, Anda juga dapat saling bertukar gosip, tips, dan banyak hal lain yang biasa dilakukan dalam ajang gaul lainnya. Boleh dikatakan, sambil memelihara kebugaran fisik, Anda juga turut merawat kesehatan emosi dengan cara berbagi cerita bersama teman. 

Perlu bukti lebih lanjut? Menurut hasil penelitian, ketika berolahraga bersama teman, Anda bisa membakar kalori lebih banyak yaitu hingga sebesar 236 kalori. Coba bandingkan dengan jumlah kalori yang terbakar ketika berolahraga sendiri yang hanya sejumlah 195 kalori. Durasi waktu latihan yang dilakukan bersama teman juga lebih lama dibandingkan berolahraga seorang diri. Jika bersama teman, rata-rata responden bisa berolahraga selama 42 menit, sedangkan yang melakukannya seorang diri hanya bertahan selama 31 menit.

Jadi, tunggu apa lagi? Ajaklah sahabat, pasangan, tetangga, ataupun rekan kerja untuk menyertai Anda berlatih di pusat kebugaran. Selain badan bertambah sehat, pertemanan Anda juga akan bertambah erat. Selamat mencoba! 

Sumber:
http://www.huffingtonpost.com/2013/11/07/exercise-friends-fun-research_n_4235164.html
http://www.dailymail.co.uk/health/article-2263099/Looking-fitness-boost-Workout-friend–research-shows-women-train-harder-exercise-partner.html

Lebih Tahu Tentang Diabetes (Video Infografis)

Penyandang Diabetes di Indonesia berjumlah 7,6 juta jiwa. Jumlah ini menempatkan Indonesia di ranking ke-4 negara dengan jumlah penyandang diabetes terbanyak.Kenali diabetes akan membuat kita mampu kendalikan diabetes. Ayo lebih tahu tentang diabetes!

Batasan Olahraga Bagi Ibu Hamil

Bagi wanita yang sudah terbiasa berolahraga tentu akan bertanya-tanya ketika memasuki periode kehamilan, “Apakah ketika hamil, saya masih bisa berolahraga?” Jawabannya sudah pasti “tentu saja bisa.” Tapi …

Manfaat utama olahraga bagi ibu hamil adalah membantu kelancaran pada proses persalinan. Selain itu, sebuah penelitian membuktikan otak janin dari ibu yang sering berolahraga akan lebih matang. Artinya, anak akan memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Yang menjadi perhatian adalah batasan-batasan olahraga bagi ibu hamil. Kami akan mencoba membahasnya untuk Anda.

Jika Anda suka bermain tenis, jogging, atau bela diri sebaiknya dihentikan terlebih dahulu. Ibu hamil sebaiknya menjauhi kegiatan olahraga yang high impact dan olahraga yang membutuhkan otot perut. Pilih olahraga ringan seperti jalan santai, berenang, dan senam. Mulailah dari frekuensi yang sedikit dan bertahap.

Sebagai contoh olahraga di trimester pertama adalah, lakukan jalan santai di taman selama 10-15 menit sehari. Jika ingin melakukan senam, mulailah dengan 1 atau 2 gerakan saja. Senam bisa dilakukan 1-2 kali seminggu dengan durasi hingga 15 menit per sesi. Saat memasuki trimester kedua, olahraga justru sangat disarankan, lakukan latihan 3 kali seminggu .

Jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum memulai olahraga. Gerakan pemanasan mencakup kepala, lengan, dan kaki. Lakukan peregangan sekitar 15 menit untuk melenturkan otot-otot Anda. Berikan jeda waktu 8-10 detik untuk setiap gerakan.

Hal penting lainnya yang perlu diketahui tentang batasan olahraga bagi ibu hamil adalah timbulnya gejala sebagai berikut;

  • Frekuensi napas berlebihan. Hal ini menandakan tubuh Anda sudah terlalu capek dan segera kurangi ritme olahraga Anda.
  • Suhu tubuh meningkat. Situasi ini bisa meningkatkan suhu janin. Aliran darah tubuh akan mengalir ke kulit untuk mendinginkan badan, sehingga aliran darah ke janin bisa berkurang.
  • Rasa nyeri di perut dan dada. Segera hentikan olahraga dan hubungi dokter Anda. Kondisi ini disebabkan jaringan otot yang meregang.
  • Pusing, mual, penglihatan kabur. Jika mengalami gejala ini, sebaiknya hentikan olahraga dan kembalikan kondisi tubuh Anda dengan beristirahat.
  • Terakhir, adalah pendarahan. Jika terlalu aktif, janin yang terguncang akan menimbulkan flek. Segera konsultasikan ke dokter Anda.

Orang yang paling mengerti batasan tubuh Anda adalah Anda sendiri. Hindari gejala-gejala di atas dengan mengendalikan porsi olahraga Anda. Satu tips yang patut dicoba, ajak pasangan Anda untuk berjalan-jalan di pagi hari samba menghirup udara segar. Kegiatan ini juga baik untuk menjaga keharmonisan pasangan. 

Resep Sehat SOYJOY
Resep Sehat

SOYJOY

Soyjoy Apple Cinnamon Dessert

Casual           

Soyjoy Apple Cinnamon Dessert

Soyjoy Banana Ice Cream

Casual     2      10

Soyjoy Banana Ice Cream

SOYJOY Purple Lemonade

Casual     2     30

SOYJOY Purple Lemonade

Follow Our  @soyjoyid
Follow Our

 @soyjoyid